Sumber foto KITLV
PANGERAN AMINULLAH
Sebelum perang berkecamuk Pangeran Aminullah mengirimkan utusan dan mengadakan surat menyurat dengan tokoh2 suku Banjar yang berada di Kalimantan Barat, diantaranya ada surat yang jatuh ketangan Belanda. Surat itu berbunyi untuk mengunda
ng pulang tokoh2 urang Banjar untuk ikut serta didalam perang sabil, sehingga menggoncangkan pemerintah Belanda di Batavia.surat2 dibuat pada september 1858.
Beliau sangat cerdik dan mempunyai bermacam-macam akal dan cara untuk mengecoh dan mengelabui pihak Belanda. Didalam perang Banjar ini, ia oleh pihak Belanda dikatakan sebagai salah seorang Jenderal dari Sultan Hidayatullah.Ia mempunyai otak yang cemerlang, yang banyak ikut menentukan siasat perang Banjar.Pihak belanda sangat kewalahan dengan Strategi Perang yang diterapkannya dan selalu mendampingi Sultan Hidayatullah.
Belanda sempat terkecoh juga ketika beliau mendampingi Sultan Tamjidillah (Sultan boneka yang diangkat Belanda) dimana mereka berdua berperan sebagai spionase untuk Kesultanan Banjar.
Setelah terbongkar bahwa mereka berdua berpihak kepada Sultan Hidayatullah, maka Sultan Tamjidillah ditangkap dan dibuang ke Buitenzorg (Bogor) dan Pangeran Aminullah bergabung dengan Sultan Hidayatullah berperang melawan Belanda.
Al-Fatihah buat sidin.....Bismillahirrahmannirrahim..........amiiiin....
Beliau sangat cerdik dan mempunyai bermacam-macam akal dan cara untuk mengecoh dan mengelabui pihak Belanda. Didalam perang Banjar ini, ia oleh pihak Belanda dikatakan sebagai salah seorang Jenderal dari Sultan Hidayatullah.Ia mempunyai otak yang cemerlang, yang banyak ikut menentukan siasat perang Banjar.Pihak belanda sangat kewalahan dengan Strategi Perang yang diterapkannya dan selalu mendampingi Sultan Hidayatullah.
Belanda sempat terkecoh juga ketika beliau mendampingi Sultan Tamjidillah (Sultan boneka yang diangkat Belanda) dimana mereka berdua berperan sebagai spionase untuk Kesultanan Banjar.
Setelah terbongkar bahwa mereka berdua berpihak kepada Sultan Hidayatullah, maka Sultan Tamjidillah ditangkap dan dibuang ke Buitenzorg (Bogor) dan Pangeran Aminullah bergabung dengan Sultan Hidayatullah berperang melawan Belanda.
Al-Fatihah buat sidin.....Bismillahirrahma
Tidak ada komentar:
Posting Komentar